Hari Valentine juga dikenal sebagai Hari Valentine dan dirayakan setiap tahun pada tanggal 14 Februari.

Dengan demikian, Hari Valentine dimulai sebagai hari libur Kristen untuk menghormati martir Kristen yang dikenal sebagai Santo Valentine.

Cerita Hari Valentine dari seluruh dunia. Ada banyak kisah cinta dan tradisi.

Salah satu yang paling terkenal adalah kartu Hari Valentine yang dikirim ke Inggris sejak tahun 1797.

Kemudian, pada tahun 1868, perusahaan cokelat Inggris Cadbury merilis cokelat batangan berbentuk hati yang diberi nama “Fancy Boxes” untuk merayakan Hari Valentine.

Sampai hari ini, Hari Valentine adalah tradisi mengirim cokelat dan kartu hadiah.

Ini memiliki konsekuensi ekonomi dan sosial bagi masyarakat, tetapi tidak semua negara akan menerimanya sebagai simbol resmi.

Seperti apa Hari Valentine di negara-negara yang melarang Hari Valentine? Apakah Indonesia termasuk?

Menurut Travel Awaits, lima negara telah melarang perayaan Hari Valentine karena perbedaan agama dan budaya.

5 Negara yang Tak Rayakan atau Bahkan Melarang Adanya Hari Valentine: Arab  Saudi hingga India - Tribunnews.com Mobile

1. Iran

Iran diperintah oleh sejumlah ulama Islam. Pada tahun 2011, pemerintah daerah secara resmi melarang produksi semua hadiah dan hadiah Hari Valentine.

Hari Valentine dilarang karena dianggap sebagai pengaruh budaya Barat.

Selain itu, Iran memiliki tradisi kuno yang disebut Mehgran, yang mewakili kebangkitan Islam.

Mehr adalah tentang persahabatan, Cinta atau kasih sayang didefinisikan sebagai momen.

2. Uzbekistan

Uzbekistan awalnya menoleransi perayaan Hari Valentine, tetapi sejak 2012 sikap negara itu berubah.

Pemerintah Uzbekistan melihat pengaruh “budaya Barat” pada latar belakang agama dan budaya yang melingkupi wilayah tersebut.

Akhirnya, ada keputusan domestik untuk melarang liburan “budaya Uzbekistan”.

3. Arab Saudi

Kita semua tahu bahwa Arab Saudi adalah negara Islam. Praktik merayakan Hari Valentine dinilai bertentangan dengan ajaran agama.

Penjualan suvenir Hari Valentine dilarang di semua perayaan Hari Valentine.

Saat ini, bahkan ada petugas patroli untuk mengumpulkan perbekalan.

4. Pakistan

Mayoritas penduduk Pakistan adalah Muslim, dan Pakistan menganggap Hari Valentine bertentangan dengan ajaran dan budaya Islam.

Pada 2017, pemerintah secara resmi melarang media apa pun yang terkait dengan Hari Valentine, tidak hanya festival.

5. Indonesia

Hubungan antara Indonesia dan Hari Valentine tetap tegang. Tidak ada hukum resmi untuk acara ini.

Karena mayoritas penduduknya adalah Muslim, beberapa kelompok memandang Hari Valentine tidak sesuai dengan budaya dan ajaran Islam.

Banyak pembatasan berlaku untuk sebagian kecil.